www.lineberita.id – Warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, dikejutkan oleh penemuan mayat laki-laki yang ditemukan di area perkebunan. Penemuan ini terjadi pada Kamis, 19 Juni 2025, dan mayat tersebut dalam kondisi membengkak serta dikerubuti lalat, membuat situasi semakin mencekam bagi masyarakat setempat.
Polisi menemukan identitas mayat itu sebagai Deni Setiawan, seorang pria berusia 30 tahun yang dikenal sebagai pemborong daun melinjo. Keberadaan mayat ini pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak mengambil daun melinjo di kebun tersebut dan langsung melaporkannya kepada warga lain.
Warga yang datang segera berkumpul di lokasi, dan setelah memastikan kondisi mayat yang tergeletak di bawah pohon melinjo, mereka melaporkan temuannya kepada pihak berwajib. Mayat Deni ditemukan dengan keadaan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat akibat proses pembusukan, dan dikerubuti lalat serta belatung.
Detail Penemuan Mayat dan Penyebab Kematian
Menurut keterangan AIPDA Hakiki, Kanit Reskrim Polsek Cibadak, di lokasi kejadian ditemukan juga barang-barang milik korban, seperti karung berisi daun melinjo, sebilah golok, tali tambang, dan sepasang sandal. Semua ini menambah misteri di balik kematian Deni.
Diduga, Deni mengalami kecelakaan saat memetik daun melinjo dari pohon, dan terjatuh hingga menyebabkan dia meninggal. Kejadian ini tentu menambah kesedihan bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.
Setelah ditemukan, mayat Deni langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Adjidarmo Rangkasbitung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Proses visum luar juga diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kematiannya meskipun keluarganya menolak untuk dilakukan autopsi.
Reaksi Keluarga dan Masyarakat
Keluarga Deni menerima dengan lapang dada bahwa kejadian ini merupakan sebuah musibah dan tidak menuntut secara hukum terhadap siapapun. Reaksi ini menandakan bahwa mereka lebih memilih untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan tanpa ada proses hukum yang berlarut-larut.
Masyarakat setempat pun merasa bersimpati atas kejadian ini, dan banyak yang datang memberikan dukungan kepada keluarga korban. Kejadian penemuan mayat di kebun ini menjadi topik pembicaraan hangat dalam komunitas warga Cibadak.
Rasa kehilangan yang mendalam dan situasi mencekam turut menyelimuti suasana desa, seolah menambah kesedihan akibat kepergian Deni. Kebun, yang biasanya menjadi tempat beraktivitas positif, kini menyimpan kenangan pahit yang tak terlupakan.
Pentingnya Keselamatan Kerja di Lokasi Perkebunan
Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya keselamatan saat berada di lokasi kerja, terutama di lahan pertanian yang memiliki risiko tertentu. Aktivitas memetik daun dari pohon dapat mengandung risiko terjatuh yang mengancam keselamatan individu.
Dari kejadian ini, mungkin sudah saatnya ada pendidikan atau sosialisasi mengenai cara-cara kerja yang aman dan prosedur keselamatan di area perkebunan. Ini bisa mengurangi risiko kecelakaan yang berpotensi fatal bagi para pekerja di lapangan.
Selain itu, masyarakat, terutama di daerah pedesaan, perlu diberikan pengetahuan tentang pertolongan pertama dan cara untuk menghadapi situasi darurat lainnya. Dengan pemahaman ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang jauh lebih aman.


